MALAM, DI SERAMBI RUMAH. SEPASANG SUAMI ISTRI SEDANG MENIKMATI KEINDAHAN MALAM.
"Buanglah rokok itu" pinta sang istri
sang suami terdiam sambil menghisap rokoknya
"buanglah rokok itu!"
"Bukankah kau lebih suka kalau saya merokok? bukankah saya akan terlihat lebih macho dan ganteng?"
"Hemmm?"
"Bukankah kau dulu bilang begitu. lantas apa maumu sekarang? sungguh tidak konsisten!"
"dulu...itu dulu waktu kau...."
"Waktu apa?"
"Waktu kau....terlihat tampan..."
"Sekarang apa saya tidak tampan lagi?"
"Masih..bahkan sangat tampan...dulu saya khilaf..dulu saya hanya memikirkan pikiran dan perasaan saya. saya dulu masih egois.."
"Sekarang juga masih egois" (bisik suami)
"Apa?"
"Ah, tidak apa-apa. kau sangat cantik"
"Ya, saya memamng cantik, kalau saya tidak cantik apa kau mau tertarik sama saya?"
"Ya, belum tahu..."
"Jahatnya kau.."
"Sayang, saya hanya bercanda..mengapa kau begitu marah...apa kau ingin saya membuang rokok ini?"
"Ya, saya mau kau membuang rokok itu..saya lebih cinta kalau kau sehat. saya tidak mau kau sakit. saya tidak mau doa-doa saya jadi percuma..saya tidak mau. saya mau lihat kau sehat bersama saya. saya tidak mau kau mendahului saya"
"Tapi, ini masih banyak...sayang kalau dibuang"
"Apa kau mau saya yang membuangnya?"
"Jangan sayang, nanti tangan kau bau..saya tidak mau melihat kau sedih karena bau. biar saya saja yang buang. duduk saja kau di situ"
"Nah, itu baru suami tercinta saya. saya bangga sama kau"
"Apa perlu kita rayakan kemenangan ini, sayang?"
"Usul yang bagus. bagaimana kalau kita mengundang teman-teman?"
"bagus..bagus..tapi apa mereka mau?"
"Pasti mau.... rumah mereka kan dekat.."
"Saya akan persiapkan hidangannya.."
"Saya akan telepon mereka.."
"Makanannya yang enak ya sayang,..."
"Iya,...pasti enak..saya akan pesan dari restoran terkenal. oh ya, undang juga anak cucu kita...para tetangga juga..."
"Iya, pasti..."
"sudah siap...?"
"Siap..."
"mari kita bergerak.."
kau tak perlu merokok hanya untuk menyenangkan saya, saya lebih suka kalau kau sehat, kau tidak perlu menjadi orang lain. saya hanya perlu kau menjadi lebih baik, baik, dan baik dari waktu ke waktu. saya akan selalu berdoa buat kau...khusus buat kau...jangan merokok kalau kau memang tak suka..dan..sekarang saya mau kau berhenti merokok...demi cinta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar