Rabu, 15 Januari 2014

DALAM PETUNJUK

dalam penantian panjang ini tak terasa umur semakin bertambah dan setiap detik akan semakin bertambah

namun, ia masih malu-malu menatap dan enggan menyapa saya. barangkali ia tidak tahu. saya tahu ia masih ragu, tetapi tangan-tangan ini akan selalu menengadah pada-Nya untuk berdoa dan berharap dalam lindungan-Nya agar ia senantiasa dalam berkah-Nya.  yakinlah saya di sini untukmu, untuk menemanimu. saya akan menjadi salah satu bidadarimu di surga nanti dan saya akan menjadi bidadari yang paling cantik. dan, saya akan selalu tersenyum padamu. hari ini pun demikian. jadi, jangan bersedih karena saya akan ada untukmu walau kamu tidak tahu. ribuan janji atau bahkan kata takkan mampu menandingi kisah kita ini. saya tidak mau hanya sekedar menjadi Lailamu, saya tidak mau. saya mau kamu juga ada untukku. karena saya adalah bagian tulang rusukmu.


Tidak ada komentar: