Minggu, 15 Juli 2012
FILM KOREA, IMAJINASI, DAN CINTA
YA, ketika saya menonton film Korea atau drama Korea, saya jadi terhipnotis. saya seakan hidup dalam dunia imajinasi. saya sering membayangkan bagaimana kalau suami saya nanti romantisnya seperti tokoh yang diperankan aaktor-aktor itu atau kisah cinta saya seperti itu. waw..fantastis. mungkinkah di sisi dunia ini atau di bagian dunia lain ada kisah seperti itu. munkin saja. atau seperti film India yang hampir semuanya happy anding. namun, saya harus lihat kenyataan yang ada. itu hanya ada di dunia film, dunia imajinasi para penulis. saya pikir mereka, para penulis itu hanya ingin mendapatkan banyak untung. ya betul sih, kerja, butuh makan, untuk ini dan untuk itu. ketika di jalan, saya sering mengimajinasikan seseorang. orang itu, sya tidak mau menyebutkan namanya. dia sering ada di dalam pikiran saya. setiap hari. bayangkan! kadang saya berpikir, apakah saya sudah gila? atau apakah saya SUDAH TERKENA SINDROM mr. bla..bla..aich..saya bisa gila karenanya. bahkan, saya takut tidka bisa melupakannya. kenyataannya memang demikian. saya tidak bisa melupaknnya. sampai sekarang. apakah ini cinta gila? tapi, saya masih normal. cuma terkadang imajinasi saya yang terlalu liar. pernah suatu kali, saya berimajinasi kalau dia datang dengan kuda putih, seperti para pangerang di dunia dongeng, datang ke kos dan mengajak saya untuk pergi dibawanya. atau dia datang menjemmput saya untuk mengantarkan saya pulang kampung. atau dia tersenyum manis pada saya. aduhhhhh..sungguh bahagianya hati saya.
saya inngin sekali move on ke lain hati. sanggupkah saya? tidak. sama sekali belum. bahkan, dia selalu dalam mata saya. ketika di jalan, duduk, makan, saya melihat orang yang mirip dengan dia. kenyataannya ya tentu saja tidak. dan lebih heboh lagi, saya melihat dia di dalam foto saya. mungkinkah saya mirip dengannnya? kalau mirip biasanya jodoh..,ngarep,..bolehlah berharap, tidak ada yang salah bukan? saya juga sering meminta pada Allah agar dijodohkan dengannya? what? ya, sampai segitu saya, kalau masalah action nyata ke dia belum sih, baru sekedar doa. saya percaya bahwa Allah akan mengabulkan doa-doa hambanya, yang dibutuhkan hanya sabar, sabar, sabar, dan sabar. dana saya bertekad, sambil menunggunya datang kepada saya, saya akan belajar sungguh-sungguh. saya akan belajar menjadi wanita yang baik agar Allah mengabulkan doa saya.
ya,..ya,..kadang saya sedikit frustasi dengan rencana saya ini. karena apa? karena pikiran dan bayangan saya sendiri. apakah saya pantas untukknya? mungkin pantas. mungkin? ya, mungkin. karena meskipunn saya sangat berharap padanya, tetapi kalau sayabertemu dengan orang yang lebih saya cintai atau lebih baik dari dia, mungkin saya bisa melupakknnnya dan memulai hidup baru. yang pasti saya selalu berdoa papda Allah supaya keimannan dan ketakwaannya bertambah, dipanjangkan umurnya, dijaga kesehatannya, diberi kelancaran dan kesuksesan segala urusannya. kalau dia mendapatkan orang yang lebih baikk dari saya, tidak masalah, asalakan saya juga mendaptkan orang yang bisa membahagiakan saya di dunia dan akhirat, termasuk membahagiakan keluarga saya dan keluarga orang yang mendapatkan saya. hal ini bukan berarti saya menyerah, tetapi saya juga harus realistis. yang jelas saya akan selalu berdoa dan berusaha memperbaiki diri dengan hal-hal yang positif. apakah kamu akan seperti saya? tentu saja tidak harus. be your self and d the best. istirahat, olahraga, makan sehat, ibadah sehat, dan hal-hal yang baik lainnya agar Allah mengabulkan doa kita. amin...
Surakarta, 15 Juli 2012
tanpa edit
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar